RSS

Hari FILM

02 Dec

Tanggal 1 Desember adalah Hari FILM, 映画の日 えいがのひ。 Sejarahnya bisa ditelusuri sampai pada tahun 1896 (Meiji 29), yaitu diputarnya film pertama kali di Jepang, tepatnya di Kobe. Sebenarnya dilaksanakan dari tanggal 25 sampai 29 November, tapi kemudian untuk dipilih tanggal 1 Desember saja (Orang Jepang itu emang kadang aneh ya? Cari angka cantik melulu hehehe). Dan film pada saat itu juga bukan film yang diputar dan ditonton banyak orang seperti sekarang, tapi masih berupa Kinetoscope yang diciptakan oleh Thomas Edison. Diputar pakai engkol, dan orang melihat gambar yang bergerak dengan cara diintip. Dan karena Cuma satu orang satu yang bisa lihat, bisa dibayangkan “kacaunya”.  Kalau pernah ke Museum Ghibli, ada juga tuh (kalau tidak salah ingat ya :D). Konon sampai sekarang setiap tanggal 1 ada diskon untuk menonton film, alasannya karena tanggal 1 Desember itu. (Lain dengan Ladies Day yang setiap Rabu ya :D)

Tiga bulan setelah pelaksanaan di Kobe, di Osaka diputarlah film yang seperti sekarang, yaitu dipantulkan ke layar dan dilihat banyak orang. Alat Cinematographe ini dibuat oleh Lumiere Brothers dan juga ditayangkan di Kyoto. Karena itu Kobe-Osaka-Kyoto dianggap sebagai awal mula Perfilman di Jepang. Tapi film yang diputar adalah film luar Jepang.

Film Jepang pertama dibuat oleh Asano Shiro pada tahun 1897. Judulnya “Kereta Kuda Nihonbashi”. Setelah itu dia membuat film-film pendek yang kemudian diputar di Kabukiza di Ginza. Saat itu filmnya masih film bisu, jadi ada pembaca cerita yang bercerita langsung waktu film diputar. Dan katanya filmnya hampir semua cerita horor :D. Kebayang ngga sih?  Kemudian lambat laun dibuatlah film yang lebih panjang, dan bioskop pertama dibangun tahun 1903 di Asakusa. Seperti sudah diketahui, kecenderungan film Jepang memang berpusat pada anime dan film sejarah seperti Tujuh Samurainya Kurasawa Akira.

Peringatan pertama Hari Film itu diselenggarakan tahun 1956 secara besar-besaran. Sejak itu diadakan berbagai festival dan kontes untuk artis/aktor dan insan film.

Berikut adalah istilah untuk perfilman

Eiga joei (kai) 映画上映(会)  pemutaran film

Eigasai 映画祭                 Festival Film     

Eiga kansho 映画鑑賞      Menonton film

Eigakan 映画館                Bioskop

Eiga Kantoku 映画監督 Sutradara film

Haiyu 俳優  aktor film

Joyu 女優 artis film

Seiyu 声優 artis pengisi suara (sekarang di KBBI sudah dimuat seiyu sebagai entri baru) Dulu saya pernah ingin belajar jadi pengisi suara ini.

Tulisan ini pernah dimuat dalam pojok Bahasa dan Budaya Jepang di FB Grup “Wanita Indonesia Berkarya di Jepang”

Penerimaan pemasukan dari penjualan tiket disebut Kogyo shunyu 興行収入(こうぎょうしゅうにゅう)dan selama sejarah yang menempati nomor satu untuk pemasukan adalah film sen to chihiro no kami kakushi 千と千尋の神隠し (Sprited Away). (Waktu mencari arti Kogyo shunyu dalam bahasa Inggris keluar box office. Jadi penasaran kenapa sih disebut box office. Ternyata hanya karena loket penjualan tiket itu seperti kotak (box) 😀 )

Film Sprited Away juga yang menempati peringkat pertama untuk penonton terbanyak.

#wibjnihongo #wibjbudayajepang

#eiga  #film  #映画の日

Advertisement
 
Leave a comment

Posted by on December 2, 2020 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: