RSS

Hari (nya) Pendirian Negara

11 Feb

Hari ini 11 Februari libur, saikoudesune 最高ですね. Hari peringatan apa lagi?

Bahasa Inggrisnya National Foundation Day, dan bahasa Jepangnya Kenkoku kinen no hi 建国記念の日. Kenkoku 建国 = Berdirinya negara, Kinen 記念= peringatan. Dan untuk cepatnya banyak yang mengatakan : Kenkoku Kinenbi, padahal SALAH.Salahnya? Ya, karena sebetulnya di antara Kinen dan Hi itu ada NO の、Hari (nya) pendirian Jepang. Itu berarti bahwa tanggal ini 11 Februari BUKAN nya tanggal berdirinya Jepang, TAPI tanggal yang ditetapkan menjadi hari berdirinya Jepang.

Katanya kalau menurut penghitungan kalender sekarang, pada tanggal 11 Februari tahun 660 SM, Kaisar pertama Jepang Kaisar Jinmu 神武天皇 naik Tahta (即位の礼). Ini tercatat dalam Nihonshoki 日本書紀 buku sejarah Jepang resmi yang berasal dari zaman Nara (710-794) yang merupakan buku sejarah Jepang yang tertua dan Kojiki 古事記 tahun 712. Sebagai informasi Kaisar Akihito yang sekarang adalah kaisar yang ke 125. Tanggal 11 Februari ditetapkan sebagai Kenkoku Kinen no hi ini pada 1873 dan disebut sebagai Kigensetsu 紀元節 きげんせつ dan sempat dihentikan pada tahun 1948 oleh GHQ (General Headquarter = Amerika karena Jepang kalah perang). Dan baru kemudian diberlakukan kembali sebagai hari libur pada tahun 1966.

Pada saat dulu, Kigensetsu ini merupakan salah satu peringatan penting dari 4 peringatan di Jepang (tgl 1 Januari, 11 Februari, 29 April dan 3 November). Peringatan Kenkoku kinen no hi ini biasanya dirayakan di Jinja (Kuil Shinto) dan juga dengan parade di sekitar Omotesando. Yang pasti setiap badan pemerintah akan memasang bendera Hinomaru hari ini (dan pada setiap hari libur nasional).

Ada satu informasi yang saya lihat pada acara televisi beberapa waktu yang lalu, yaitu ada 3 jenis pusaka kaisar yang terus dijaga turun temurun. Tidak ada satu orang pun yang tahu isi sesungguhnya, tapi kotak pusaka itu ada dan dirawat terus. Ketiga jenis pusaka itu adalah pedang tsurugi 天叢雲剣 (あまのむらくものつるぎ), bandul pusaka magatama 八尺瓊勾玉 (やさかにのまがたま) cermin kagami 八咫鏡 (やたのかがみ).

No photo description available.
3 pusaka hasil rekaan (karena belum pernah ada yang melihatnya)

Tulisan ini pernah dimuat dalam pojok Bahasa dan Budaya Jepang di FB Grup “Wanita Indonesia Berkarya di Jepang”

Nah, yang menarik pada tahun 1966 pernah diadakan survey kepada 10.000 lelaki dan wanita di seluruh negeri mengenai apakah hari peringatan ini lebih baik diubah, atau tetap tanggal 11 Februari. Dari 8700 jawaban yang sah, diketahui bahwa 47,4% masih mengakui lebih baik tetap tanggal 11 Februari yang merupakan perhitungan dari sejarah. Dibandingkan dengan memindahkannya pada tanggal 3 Mei yang merupakan hari UUD Jepang (hanya 10,4%) atau 15 Agustus (2,1%) yang merupakan hari “kekalahan” Jepang. (Tentu saja sih … rasanya tidak ada yang mau memperingati tanggal itu dengan meriah ya 😦 ). Tapi yang jawab “Apa saja deh (Don’t care) ada 12,1%. Ditambah 7,5% yang menjawab “Tidak tahu”. Jumlah 19,6% cukup besar untuk menunjukkan bahwa masyarakat Jepang tidak begitu peduli tentang sejarah atau latar belakang hari libur itu. Yang penting libur ya 😀

#wibjnihongo #wibbudayajepang #建国記念の日 #HariPendirianNegaraJepang #11Februari

Advertisement
 
Leave a comment

Posted by on February 11, 2021 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: